Keheningan Malam

Malam menjelang pagi …

Diantara waktu-waktu yang saya punya seharian, paling tidak malam menjelang pagi inilah yang selalu berhasil membuat saya berhenti sejenak dan merenungkan kembali kehidupan saya.

Bukan pagi,

pagi bagi orang semacam saya yang terbangun kerap kali karena perut terasa lapar, pagi terlampau sibuk dan tergesa untuk aktivitas yang seolah kurang produktif ini.

Malam menjelang Pagi, yah itu saat yang tepat.

Seperti malam ini, mata mengaduh perih tak kuat lagi menangkap deretan simbol dan mengirimnya kepada otak yang terlampau lelah memaknainya. Ratusan lembar yang telah dijajali dan terjejali.

Berbaring dan merenungi, masa-masa yang tlah berlalu, mengais memori dan menghentakan arti bagi diri dan arah langkah besok. Aku dan diriku yang kini hampir lelap, tersenyum atas kemurnian jiwa yang masih sanggup merayakan segaris senyuman akan “rasa sederhana” ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s